Wednesday, 5 July 2017

Dua Hal Penyebab Hari Saya Berjalan Tidak Baik

Penyebab hari saya berjalan tidak baik, dua diantara yang signifikan adalah:

Pertama, Tidak Sholat Shubuh Berjamaah di Masjid

Jika hari dimulai dengan bangun kesiangan, perasaan malas akan sangat mudah merasuk. Motivasi jadi berkurang, cenderung kurang semangat. Tapi jika dimulai dengan sholat shubuh tepat waktu berjamaan di Masjid, in shaa Allah terasa lebih ringan, pikiran lebih tenteram, semangat lebih terjaga.

Kedua, Tidur Sehabis Shubuh

Ternyata sholat berjamaah shubuh di masjid, akan berkurang pengaruhnya jika setelahnya langsung diiringi dengan tidur. Tidur langsung sehabis shubuh, sering membuat saya merasa jadi lebih lelah setelah bangunnya. Tantangan nya, justru setelah shubuh seringnya rasa kantuk menjadi-jadi. Namun, jika berhasil dilewati akan membuat hari jadi lebih bergairah dan mantap, in shaa Allah. Sekirapun harus tidur, karena alasan tidur telat semalam misalkan, diusahakan setelah melewati beberapa saat, atau ketika sudah matahari sudah bersinar terang.

Monday, 25 January 2016

Tips Untuk Bisa Lebih Khusyu' dalam Sholat

Seorang pemuda bertanya pada seorang Syaikh, "bagaimana saya bisa lebih khusyu' dalam melaksanakan shalat?"Sang Syaikh menjawab, "ada banyak langkah atau cara untuk melakukannya, diantaranya adalah dengan mencoba dan belajar untuk mengerti apa yang diucapkan ketika sholat. Ingat, bahwa syetan itu sangat ahli. Diibaratkan syetan itu level Phd bahkan lebih dalam bidangnya. Syetan sangat tahu apa yang dilakukannya untuk menyesatkan manusia, termasuk mengganggu kekhusyu'an dalam shalat." Lebih detail bisa lihat video ini:


Dalam kesempatan lain, dalam tanya jawab Sang Syaikh ditanya oleh seorang Bapak paruh baya, "ya Syaikh bagaimana bisa khuyu' dalam shalat, begitu takbiratul ihram-mengucapkan Al-Fatihah, segala hal jadi teringat, mau melakukan ini dan itu sampai akhir shalat". Sang Syaikh berterima kasih atas pertanyaan yang diberikan, karena juga jelas bermanfaat bagi dirinya untuk menjadi pengingat untuk memperbarui komitmenya agar lebih khusyu' dalam shalat, beliau menjawab, "Pertama, mohon petunjuk kepada Allah. Kedua, menuliskan rencana atau hal-hal yang akan dilakukan di kertas atau note di handphone. Dalam kehidupan sehari-hari jika kita begitu banyak melakukan hal, dan tidak terencana, maka hal demikian bisa mempengaruhi konsentrasi. Banyaknya hal yang ada dalam pikiran melakuan ini dan itu, biar tidak terpikirkan dan mengganggu ketika shalat salah satunya dapat disiasati dengan menuliskannya, agar tidak menumpuk dalam kepala. Ini penting, ibarat mendelegasikan sehingga tidak mesti selalu diingat atau disimpan dalam kepala apalagi dalam shalat. Ketiga, mencoba untuk mengerti bacaan dan makna Al Qur'an."




Mari kita berdoa memohon petunjuk kepada Allah serta perlindungan dari godaan syetan yang terkutuk, agar dimudahkan untuk khusyu' dalam mengerjakan shalat. Aamiin.

Tuesday, 19 January 2016

Fenomena Judi

Judi dalam tinjauan Fiqh, catatan dari Ustadz Doktor Ushul Fiqh Erwandi Tarmizi (S3 Ushul Fiqh Lulusan Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2006-2011) yang penting disimak

Ulasan Ustadz Erwandi mengingatkan saya bahwa masih banyak PR 'dunia ini' terkait perjudian. Melihat fenomena judi seperti tak pernah ada habisnya, mulai dari togel yang dulu sangat banyak sekali pelakunya saya lihat di kampung halaman (semoga sekarang berkurang atau tak ada lagi), sampai yang kekinian dan luar biasa besar bisnisnya, bursa taruhan online terkhusus bidang olahraga.

Bagi yang sering menonton liga-liga sepakbola top eropa, mungkin sudah hapal banyak diantara rumah judi menjadi sponsor (bahkan sponsor utama klub). Mulai dari hasil pertandingan, sampai transfer pemain, pergantian pelatih dlsb, dijadikan taruhan. Tak sedikit, situs-situs olahraga terkemuka, memprediksi perubahan yang terjadi dalam dunia olahraga (spt. pergantian pelatih, juara suatu kompetisi/loga) merujuk pada rumah judi.

Atau yang suka menikmati streaming online acara siaran langsung pertandingan apakah sepakbola, bulutangkis, dan olahraga lainnya melalui situs-situs gratis, iklan-iklan dari rumah judi menjadi hal yang biasa disaksikan.

Tindakan perjudian pun, semakin mudah dilakukan, didukung fasilitas internet (apalagi jika ditambah dengan meng-install applikasi rumah judi), perjudian bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun.

Mungkin karena pertama dan paling utama, bahwa keumuman mereka-rumah judi- berada pada negara yang tidak memberlakukan peraturan yang melarang perjudian, sehingga itu jadi tidak masalah.

Begitu banyaknya fenomena macam-macam judi, seakan jadi hal lumrah, biasa-saja, padahal sungguh besar mudharat dan risiko dosa yang mesti di tanggung. Walaupun disuguhi dengan berbagai macam bentuk promosi perjudian, dengan bekal pemahaman yang cukup, semoga tak mengaburkan kita akan yang benar dan salah, apalagi terlibat di dalamnya (na'udzubillah). Dan kalau sudah terlibat di dalamnya dilandasi ketidak tahuan sebelumnya, segera berhenti.

Wednesday, 30 December 2015

Ukhuwah Imaniyah: Belajar dari Salafusshaleh

1-Artikel bermanfaat in syaa Allah: Tiada Kata Seindah Ukhuwah Imaniyah http://bit.ly/1MGdrd0 @manhajuna #ukhuwah

2-Salah satu poinnya adalah membuktikan cinta dan persaudaraan iman dengan mendoakan saudara seiman #ukhuwah

3-Saya, kita. bisa mengaca dan belajar dr kisah kebiasaan salafusshaleh terdahulu mendoakan sdrnya #ukhuwah

4-“Para salafus shalih terdahulu merasa malu bila berdo’a dan memohon kpd Allah scr langsung... #ukhuwah

5-...dengan lisan mereka sebagai potret ketawadhu’an mereka. Jalan yang mereka tempuh adalah... #ukhuwah

6-...mendoakan sdr2 mereka dr kaum muslimin dg harapan2 yg mereka inginkan,karena doa2 yg mereka... #ukhuwah

7-...lantunkan buat saudaranya akan kembali manfaatnya kpd mereka.”, kata Imam Nawawi rahimahullah #ukhuwah

8-Abu Darda r.a secara rutin mendoakan para sahabat sesudah shalat fardhu satu persatu... #ukhuwah

9-...baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia #ukhuwah

10-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah memiliki tradisi baik, yaitu mendo’akan saudaranya 6 org... #ukhuwah

11-...setiap hari pada sepertiga malam yang terakhir di saat Allah turun ke langit dunia. #ukhuwah

12- Sedangkan Ibnu al-Jauzi dlm kitab Shifat al-Shafwah menuturkan biografi singkat Abu Hamdun... #ukhuwah

13-...Abu Hamdun (nama asli: Thayyib bin Ismail) adalah salah seorang pembaca al-Qur’an... #ukhuwah 

14-...Ia mempunyai selembar kertas yg di dlmnya tertulis 300 nama sdr2nya dan ia selalu... #ukhuwah

15-...mendo’akan mereka setiap malam. Di suatu malam ia tsb tertidur krn kelelahan. Kebetulan ia belum... #ukhuwah

16-...membacakan doa utk sdr2nya sebagaimana yg lazim Ia lakukan sehari-hari. Dikisahkan bahwa... #ukhuwah

17-...dlm tidurnya ia bertemu dg seseorang. Seseorang itu menyerunya “Wahai Abu Hamdun,... #ukhuwah

18-...mengapa engkau belum menyalakan lampu malam ini?.” Ia pun segera terbangun, menyalakan lampu... #ukhuwah

19-...lalu mengambil selembar kertas itu dan mendo’akan mereka satu persatu sampai selesai. #ukhuwah

20-Itulah gambaran keikhlasan dan ketulusan ukhuwah imaniyah yang mereka semai dalam kehidupan. #ukhuwah

21-Sabda Rasulullah,“Doa yg diutuskan o/ seseorang muslim kpd sdrnya tanpa diketahui pasti dikabulkan... #ukhuwah

22-...Di samping kepalanya ada malaikat yg diutus Allah, setiap dia mendoakan yg baik buat saudaranya... #ukhuwah

23-...maka malaikat akan mengaminkan doa2nya dan berkata, “Dan untukmu spt yg engkau doakan.”(HR.Muslim) #ukhuwah

Tuesday, 4 August 2015

Monday, 3 August 2015

Windows 10


Dari beberapa Operating System (OS) yang pernah 'dicicip' tetap saja masih Windows yang masih dominan dipakai sampai sekarang. Sampai detik ini masih terpakai versi Windows 7, baik untuk kerja atau pun bukan.

Saturday, 1 August 2015

Masalah

Selama nyawa masih di badan, nafas masih berembus, kita akan selalu mengalami yang namanya masalah. Apakah itu sepele, ringan, atau mungkin saja berat. Besar kecilnya masalah, setiap orang akan memiliki pandangan yang berbeda, kecil bagi si A bisa jadi besar bagi si B, atau sebaliknya.

Ada nasehat yang sangat berharga saya terima, dada kita harus 'sangat sangat lapang' untuk menerima segala macam masalah yang mungkin telah, sedang atau akan dihadapi. Tidak ada masalah yang sungguh besar sebenarnya kita terima melebihi yang apa yang bisa kita selesaikan. Ini menyangkut kapasitas, semakin besar kapasitas seseorang maka makin besarlah kemampuannya untuk menghadapi masalah yang ada.